Header Ads

Berapa Kali Isim Dzat atau Lafazh Jalalah Disebut dalam Al-Qur`an? | Brilly El-Rasheed | 082140888638

Aa Gym Arifin Ilham Buya Syakur Buya Yahya UAS UAH UJE Mama Dedeh Oky Setiana Dewi Celine Evangelista Asmaul Husna Al-Ghazaliyy Murtadha Az-Zabidiyy Teuku Wisnu Asrori Arrazy Hasyim Buya Hamka Baalawi PWI LS Albani Wafi Faris Baswedan Utsaimin Rabi Madkhali Muqbil Wadi’i Bin Baz Shalih Fauzan Muhammad bin Abdul Wahhab Ibnu Taimiyah Ibnu Qayyim Ibnul Jauzi



Sebuah dokumen tidak selalu harus menyebut nama pemilik dokumen berkali-kali. Sebentuk arsip tidak mesti berulang-ulang mencantumkan nama si empunya arsip untuk membuktikan kepemilikan. Mushaf Al-Qur`an sebagai naskah kalam Allah tidak menjadi batal sebagai milik Allah hanya karena sedikit merekam nama Allah. Artinya, Al-Qur`an tidak harus sepenuh-penuhnya hanya berisi nama Allah untuk membuktikan kepemilikannya atau orisinalitasnya dari Allah.


Profesor Sven Kalisch tercekoki dogma historis-kritis Saarbrücken meyakini bahwa Muhammad adalah tokoh fiktif-ahistoris karena sangat minim disebut dalam Al-Qur`an, beda dengan nabi-nabi lainnya yang justru kerap di-mention. Jika pola logika ini harus diterapkan, maka semua kitab suci haruslah divonis sebagai karya fiksi seperti mindset Rocky Gerung mantan ‘presiden’ akal sehat. Sama dengan itu, Bible menjadi tidak relevan lagi disebut sebagai firman Tuhan karena tidak lagi merekam nama asli Yesus Kristus. Profesor Candida Moss mengatakan bahwa abad pertama Masehi menulis Yeshua dalam bahasa Yunani dengan Iesous. Namun, Profesor Dineke Houtman berasumsi bahasa ibu Yesus adalah Aram. Dalam bahasa Aram kuno Yesus disebut sebagai 'Yeshu Narazene'. 


Majelis Fatwa Qatar menjelaskan,

فَقَدْ جَاءَ فِي الْمُعْجَمِ الْمُفَهْرَسِ لِأَلْفَاظِ الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ، وَفِي مَوْقِعِ الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ عَلَى شَبَكَةِ الْمَعْلُومَاتِ الدَّوْلِيَّةِ الْإِنْتَرْنِتِ أَنَّ اسْمَ الْجَلَالَةِ «اللَّهِ» وَرَدَ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ أَلْفًا وَسَبْعَ مِائَةٍ وَاثْنَيْنِ وَسِتِّينَ مَرَّةً (١٧٦٢)، مُوَزَّعَةً عَلَى أَكْثَرِ سُوَرِ الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ الْمِائَةِ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ سُورَةً تَوْزِيعًا لَا يَتَّسِعُ الْمَقَامُ لِذِكْرِهِ. وَإِنَّمَا نُجْمِلُهُ فِيمَا يَلِي: بَعْضُ السُّوَرِ تَكَرَّرَ فِيهَا اسْمُ الْجَلَالَةِ، وَهَذَا لَا نَذْكُرُهُ، وَإِنَّمَا نَذْكُرُ السُّوَرَ الَّتِي لَمْ يَرِدْ فِيهَا أَصْلًا أَوْ وَرَدَ فِيهَا مَرَّةً وَاحِدَةً، فَالسُّوَرُ الَّتِي لَمْ يَرِدْ فِيهَا اسْمُ الْجَلَالَةِ عَدَدُهَا تِسْعٌ وَعِشْرُونَ سُورَةً، كُلُّهَا فِي النِّصْفِ الثَّانِي مِنَ الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ، وَهِيَ: الْقَمَرُ، الرَّحْمَنُ، الْوَاقِعَةُ، الْقَلَمُ، الْقِيَامَةُ، الْمُرْسَلَاتُ، عَمَّ، عَبَسَ، الْمُطَفِّفِينَ، الطَّارِقُ، الْفَجْرُ، الْبَلَدُ، اللَّيْلُ، الضُّحَى، الشَّرْحُ، الْقَدْرُ، الزَّلْزَلَةُ، الْعَادِيَاتُ، الْقَارِعَةُ، التَّكَاثُرُ، الْعَصْرُ، الْفِيلُ، قُرَيْشٌ، الْمَاعُونُ، الْكَوْثَرُ، الْكَافِرُونَ، الْمَسَدُ، الْفَلَقُ، النَّاسُ. أَمَّا غَيْرُ هَذِهِ السُّوَرِ فَقَدْ وَرَدَ فِيهَا اسْمُ الْجَلَالَةِ إِمَّا مُكَرَّرًا أَكْثَرَ مِنْ مَرَّةٍ وَإِمَّا مَرَّةً وَاحِدَةً، وَقَدْ جَاءَ مُفْرَدًا فِي ثَلَاثَ عَشْرَةَ سُورَةً، وَهِيَ: السَّجْدَةُ، ق، الْحَاقَّةُ، الْمَعَارِجُ، النَّازِعَاتُ، التَّكْوِيرُ، الِانْفِطَارُ، الِانْشِقَاقُ، الْأَعْلَى، الْغَاشِيَةُ، التِّينُ، الْعَلَقُ، الْهُمَزَةُ، وَهِيَ كَذَلِكَ كُلُّهَا فِي النِّصْفِ الثَّانِي مِنَ الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ. وَفِي بَعْضِ السُّوَرِ تَجِدُ كُلَّ آيَةٍ ذُكِرَ فِيهَا اسْمُ الْجَلَالَةِ مَرَّةً أَوْ أَكْثَرَ، جَاءَ ذَلِكَ فِي سُورَةِ الْمُجَادِلَةِ.

Telah disebutkan dalam Al-Mu‘jam al-Mufahras li Alfāẓ al-Qur’ān al-Karīm (Indeks Kosakata Al-Qur’an yang Mulia), dan dalam situs Al-Qur’an Al-Karim di jaringan informasi internasional internet, bahwa isim jalalah (yakni lafazh Allah) disebutkan dalam Al-Qur’an Al-Karim sebanyak seribu tujuh ratus enam puluh dua kali (1762), yang tersebar pada sebagian besar dari 114 surah Al-Qur’an, dengan persebaran yang tidak memungkinkan untuk disebutkan di sini. Kami hanya meringkasnya sebagai berikut: sebagian surah di dalamnya nama jalalah disebutkan berulang kali, dan hal ini tidak kami sebutkan; kami hanya menyebutkan surah-surah yang di dalamnya isim jalalah (yakni lafazh Allah) tersebut sama sekali tidak disebutkan atau disebutkan satu kali. Adapun surah-surah yang di dalamnya isim jalalah (yakni lafazh Allah) tidak disebutkan berjumlah 29 surah, semuanya berada pada paruh kedua Al-Qur’an, yaitu: Al-Qamar, Ar-Rahman, Al-Waqi‘ah, Al-Qalam, Al-Qiyamah, Al-Mursalat, ‘Amma, ‘Abasa, Al-Muthaffifin, Ath-Thariq, Al-Fajr, Al-Balad, Al-Lail, Adh-Dhuha, Asy-Syarh, Al-Qadr, Az-Zalzalah, Al-‘Adiyat, Al-Qari‘ah, At-Takatsur, Al-‘Ashr, Al-Fil, Quraisy, Al-Ma‘un, Al-Kautsar, Al-Kafirun, Al-Masad, Al-Falaq, dan An-Nas. Adapun selain surah-surah tersebut, isim jalalah (yakni lafazh Allah) disebutkan di dalamnya, baik berulang kali lebih dari satu kali maupun satu kali. Isim jalalah (yakni lafazh Allah) tersebut disebutkan satu kali dalam tiga belas surah, yaitu: As-Sajdah, Qaf, Al-Haqqah, Al-Ma‘arij, An-Nazi‘at, At-Takwir, Al-Infithar, Al-Insyiqaq, Al-A‘la, Al-Ghasyiyah, At-Tin, Al-‘Alaq, dan Al-Humazah. Surah-surah tersebut juga seluruhnya berada pada paruh kedua Al-Qur’an. Dan pada sebagian surah, engkau mendapati setiap ayat yang di dalamnya disebutkan isim jalalah (yakni lafazh Allah), disebutkan satu kali atau lebih. Hal tersebut terdapat dalam Surah Al-Mujadilah.” [https://www.islamweb.net/amp/ar/fatwa/51730/]


Dalam Seminar Asmaul Husna pada 23 Februari 2017, Syaikh Prof. Dr. ‘Aliyy Jum’ah menjelaskan orang-orang Arab Jika mencintai sesuatu maka mereka membuat nama yang banyak sekali untuk sesuatu tersebut. Kultur sosial ini dimanfaatkan oleh Rasulullah untuk memahamkan manusia tentang Allah. Nabi mengkhususkan 99 Asmaul Husna dari lebih dari 240 Asmaul Husna adalah untuk memudahkan dan meringankan, sebab sebenarnya Asmaul Husna infinity (tak terhingga). Syaikh Prof. Dr. ‘Aliyy Jum’ah juga memaparkan, dalam Al-Qur`an disebutkan 150 sifat Allah, sedangkan dalam Al-Hadits disebutkan 160 sifat Allah, dan jumlah keseluruhannya tanpa mengulang sifat yang sama (double disebut di Al-Qur`an dan Al-Hadits) ada 240 sifat Allah. [https://youtu.be/P3tQqROqxIo?si=aWVjqynd6_muv2jt]

 

Aa Gym Arifin Ilham Buya Syakur Buya Yahya UAS UAH UJE Mama Dedeh Oky Setiana Dewi Celine Evangelista Asmaul Husna Al-Ghazaliyy Murtadha Az-Zabidiyy Teuku Wisnu Asrori Arrazy Hasyim Buya Hamka Baalawi PWI LS Albani Wafi Faris Baswedan Utsaimin Rabi Madkhali Muqbil Wadi’i Bin Baz Shalih Fauzan Muhammad bin Abdul Wahhab Ibnu Taimiyah Ibnu Qayyim Ibnul Jauzi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.