Header Ads

Variasi Perbedaan Pendapat Ikhtilaf Ulama Sebagai Rahmat bagi Umat | Syaikh 'Abdul-Wahhab Asy-Sya'raniyy | 082140888638

082140888638 Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Habib Habaib Hubabah Syarifah Sayyid Nahdlatul Wathan Wahabi Hizbut Tahrir Ikhwanul Muslimin Jama’ah Tabligh DDII LDII Wahdah

Syaikh 'Abdul-Wahhab Asy-Sya'raniyy Al-Asy'ariyy Asy-Syadziliyy Asy-Syafi'iyy menulis dalam Al-Mizan Al-Kubra,
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي جَعَلَ ٱلشَّرِيعَةَ ٱلْمُطَهَّرَةَ بَحْرًا يَتَفَرَّعُ مِنْهُ جَمِيعُ بِحَارِ ٱلْعُلُومِ ٱلنَّافِعَةِ وَٱلْخُلْجَانِ، وَأَجْرَى جَدَاوِلَهَا عَلَى أَرْضِ ٱلْقُلُوبِ حَتَّى رَوِيَ مِنْهَا قَلْبُ ٱلْقَاصِي مِنْ حَيْثُ ٱلتَّقْلِيدِ لِعُلَمَائِهَا وَٱلدَّانِي، وَمَنَّ عَلَى مَنْ شَاءَ مِنْ عِبَادِهِ ٱلْمُخْتَصِّينَ بِٱلْإِشْرَافِ عَلَى يَنْبُوعِ ٱلشَّرِيعَةِ ٱلْمُطَهَّرَةِ وَجَمْعِ أَحَادِيثِهَا وَآثَارِهَا ٱلْمُنْتَشِرَةِ فِي ٱلْبُلْدَانِ، وَأَطْلَعَهُ ٱللَّهُ مِنْ طَرِيقِ كَشْفِهِ عَلَى عَيْنِ ٱلشَّرِيعَةِ ٱلْأُولَى ٱلَّتِي يَتَفَرَّعُ مِنْهَا كُلُّ قَوْلٍ فِي سَائِرِ ٱلْأَدْوَارِ وَٱلْأَزْمَانِ، فَأَقَرَّ جَمِيعَ أَقْوَالِ ٱلْمُجْتَهِدِينَ وَمُقَلِّدِيهِمْ بِحَقٍّ حِينَ رَأَى ٱتِّصَالَهَا بِعَيْنِ ٱلشَّرِيعَةِ مِنْ طَرِيقِ ٱلْكَشْفِ وَٱلْعِيَانِ، وَشَارَكَ جَمِيعَ ٱلْمُجْتَهِدِينَ فِي ٱغْتِرَافِهِمْ مِنْ عَيْنِ ٱلشَّرِيعَةِ ٱلْكُبْرَى وَإِنْ تَقَاصَرَ عَنْهُمْ فِي ٱلنَّظَرِ وَتَأَخَّرَ عَنْهُمْ فِي ٱلزَّمَانِ؛ فَإِنَّ ٱلشَّرِيعَةَ كَٱلشَّجَرَةِ ٱلْعَظِيمَةِ ٱلْمُنْتَشِرَةِ، وَأَقْوَالَ عُلَمَائِهَا كَٱلْفُرُوعِ وَٱلْأَغْصَانِ، فَلَا يُوجَدُ لَنَا فَرْعٌ مِنْ غَيْرِ أَصْلٍ، وَلَا ثَمَرَةٌ مِنْ غَيْرِ غُصْنٍ، كَمَا لَا يُوجَدُ لَنَا أَبْنِيَةٌ مِنْ غَيْرِ جُدْرَانٍ، 

Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan Syari'at yang suci sebagai sebuah lautan yang darinya bercabang seluruh lautan ilmu-ilmu yang bermanfaat dan teluk-teluknya, serta mengalirkan sungai-sungainya ke atas bumi qalbu-qalbu hingga qalbu orang yang jauh maupun yang dekat memperoleh pengairan darinya melalui taqlid kepada para ulama Syari'at itu. Dia juga menganugerahkan karunia kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya yang dikhususkan untuk mengawasi mata air Syari'at yang suci serta menghimpun hadits-hadits dan atsar-atsarnya yang tersebar di berbagai negeri. Allah memperlihatkan kepadanya melalui jalan kasyfnya sumber Syari'at yang pertama, yang darinya bercabang setiap pendapat pada seluruh masa dan zaman. Maka ia membenarkan seluruh pendapat para mujtahid dan para pengikut mereka dengan sebenar-benarnya ketika ia melihat keterhubungan semuanya dengan sumber Syari'at melalui jalan kasyf dan penyaksian. Ia pun ikut mengambil bagian bersama seluruh para mujtahid dalam menimba dari mata air Syari'at yang agung, sekalipun ia lebih rendah daripada mereka dalam kemampuan istinbat dan datang sesudah mereka dalam urutan zaman. Sebab Syari'at itu laksana sebuah pohon besar yang menjulang dan menyebar, sedangkan pendapat para ulamanya laksana cabang-cabang dan ranting-rantingnya; maka tidak ada cabang tanpa pokok, tidak ada buah tanpa ranting, sebagaimana tidak ada bangunan tanpa dinding.

Kemudian beberapa halaman setelahnya, beliau menerangkan, 

وَقَدْ رُفِعَ الْخِلَافُ فِي جَمِيعِ أَدِلَّةِ الشَّرِيعَةِ وَأَقْوَالِ عُلَمَائِهَا عِنْدَ كُلِّ مَنْ عَمِلَ بِهَذِهِ الْمِيزَانِ، وَقَوْلُ بَعْضِهِمْ : إِنَّ الْخِلَافَ الْمُحَقَّقَ بَيْنَ طَائِفَتَيْنِ مَثَلًا ) لَا يَرْتَفِعُ بِالْحَمْلِ .. مَحْمُولٌ عَلَى مَنْ لَمْ يَعْرِفْ قَوَاعِدَ هَذَا الْكِتَابِ؛ لِأَنَّ الْخِلَافَ الَّذِي لَا يَرْتَفِعُ مِنْ بَيْنِ أَقْوَالِ أَئِمَّةِ الشَّرِيعَةِ .. مُسْتَحِيلٌ عِنْدَ صَاحِبِ هَذِهِ الْمِيزَانِ.

Dengan timbangan ini, perselisihan dalam seluruh dalil Syari'at dan pendapat para ulama akan terangkat (hilang) bagi setiap orang yang mengamalkannya. Adapun perkataan sebagian ulama bahwa perselisihan yang benar-benar terjadi antara dua golongan, misalnya, tidak dapat dihilangkan dengan cara mengompromikannya, maka perkataan itu harus dipahami berlaku bagi orang yang belum mengetahui kaidah-kaidah kitab ini, karena menurut pemilik timbangan ini mustahil terdapat perselisihan yang benar-benar tidak dapat dipertemukan di antara pendapat para imam Syari'at.

فَامْتَحِنْ يَا أَخِي مَا قُلْتُهُ لَكَ فِي كُلِّ حَدِيثٍ وَمُقَابِلِهِ أَوْ كُلِّ قَوْلٍ وَمُقَابِلِهِ تَجِدْ كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا لَا بُدَّ أَنْ يَكُونَ مُخَفَّفًا وَالْآخَرُ مُشَدَّدًا وَلِكُلٍّ مِنْهُمَا رِجَالٌ فِي حَالِ مُبَاشَرَةِ الْأَعْمَالِ، 

Maka ujilah, wahai saudaraku, apa yang telah aku katakan kepadamu pada setiap pembicaraan beserta pasangannya/pembandingnya atau setiap pendapat beserta pasangannya/pembandingnya; niscaya engkau akan mendapati bahwa masing-masing dari keduanya pasti salah satunya merupakan bentuk keringanan dan yang lainnya merupakan bentuk pemberatan, dan masing-masing memiliki golongan yang sesuai dengannya dalam keadaan menjalankan amal-amal. 

وَمِنَ الْمُحَالِ أَنْ يُوجَدَ لَنَا قَوْلَانِ مَعًا فِي حُكْمٍ وَاحِدٍ؛ مُخَفَّفَانِ أَوْ مُشَدَّدَانِ، وَقَدْ يَكُونُ فِي الْمَسْأَلَةِ الْوَاحِدَةِ ثَلَاثَةُ أَقْوَالٍ أَوْ أَكْثَرُ أَوْ قَوْلٌ مُفَصَّلٌ؛ فَالْحَاذِقُ يَرُدُّ كُلَّ قَوْلٍ إِلَى مَا يُنَاسِبُهُ وَيُقَارِبُهُ مِنَ التَّخْفِيفِ أَوِ التَّشْدِيدِ حَسَبَ الْإِمْكَانِ، 

Mustahil terdapat bagi kita dua pendapat sekaligus dalam satu hukum yang sama yang keduanya sama-sama berupa keringanan atau sama-sama berupa pemberatan. Terkadang dalam satu masalah terdapat tiga pendapat atau lebih, atau terdapat satu pendapat yang terperinci; maka orang yang cerdas akan mengembalikan setiap pendapat kepada yang sesuai dan paling dekat dengannya dari sisi keringanan atau pemberatan sesuai kadar kemampuan.

082140888638 Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Habib Habaib Hubabah Syarifah Sayyid Nahdlatul Wathan Wahabi Hizbut Tahrir Ikhwanul Muslimin Jama’ah Tabligh DDII LDII Wahdah


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.