Header Ads

Logika Iman Terepresentasi dalam Kebaikan Kepada Makhluq Tuhan | Brilly El-Rasheed | 082140888638

082140888638 Asmaul Husna Brilly El-Rasheed Quantum Fiqih Manhaj Salaf Kajian Sunnah Thaifah Manshurah As-Sawad Al-A'zham Al-Ghuraba Al-Firqah An-Najiyyah


Musuh terbesar manusia adalah pikirannya sendiri. Kendati demikian, Islam mengaksentuasi pendayagunaan akal. Akal menjadi piranti pokok beragama. Tidak akan bisa taat Al-Qur`an dan As-Sunnah tanpa logika. Rasio yang dimanfaatkan untuk mencerna Syari’at tetap berpotensi keliru. Kecelakaan otak bermula dari fantasi tentang Tuhan. Tuhan yang diimajinasikan pasti menyetujui pilihan sikap tertentu.

Semenjak manusia mempersepsikan semenjak itu pula perasaan mendorong bersikap acuh kepada sesama makhluq Tuhan. Akhirat memang kehidupan yang sebenarnya sedangkan dunia hanyalah fatamorgana permainan belaka. Hanya saja, bagaimana kita hidup di dunia menentukan bagaimana kita hidup di Akhirat. Keliru besar kita mementingkan kebahagiaan Akhirat dengan mengabaikan good attitude kepada sesama makhluq.

Berbaik-baik kepada sesama makhluq memang terlihat duniawi. Warisan ilmu Nabi yang ditemuruni para ulama lintas generasi mengajarkan bahwa apa saja aktivitas keduniaan yang diniatkan untuk patuh aturan Allah itulah amalan Akhirat. Amalan Akhirat bukan hanya aktivitas ritual di atas sajadah. Amalan Akhirat ialah apa saja aksi yang relate dengan keinginan Allah.

Nalar yang mengesampingkan aksi-aksi kebaikan kepada makhluq Allah karena sibuk dengan Allah hampar dapat dipastikan nalar tersebut terpapar halusinasi. Di kehidupan dunia ini, yang dapat dilihat nyata oleh mata bukan Dzat Allah tapi makhluq. Berbaik-baik kepada Allah sangat mungkin salah dalam perhitungan Allah. Berbaik-baik kepada makhluq tidak pernah salah dalam perhitungan Allah.

Dari ‘Aliyy bin Abi Thalib, Nabi Muhammad bertitah,

رَأْسُ الْعَقْلِ بَعْدَ الْإِيمَانِ بِاللَّهِ؛ التَّحَبُّبُ إِلَى النَّاسِ؛ وَاصْطِنَاعُ الْمَعْرُوفِ إِلَى كُلِّ بَرٍّ؛ وَفَاجِرٍ 

“Puncak akal setelah iman kepada Allah ialah mencintai manusia dan berbuat baik kepada setiap ahli taat maupun ahli maksiat.” [Dha’if: Al-Mu’jam Al-Ausath li Ath-Thabraniyy; Musnad Al-Bazzar; Syu’ab Al-Iman li Al-Baihaqiyy. Al-Jami’ Ash-Shaghir no. 4364]

Kesungguhan menghamba dalam ritual personal sangat efektif membentuk struktur takfiriyy. Tidak bisa melihat hamba yang bermaksiat sedikit; langsung anarkis dengan apologetic bahwa Tuhan pasti murka besar tanpa ampun. Sementara, orang yang selalu merasa kedekatannya dengan Tuhan masih jauh, pasti tidak berani mengklaim Tuhan ini dan itu. Orang yang merasa jauh padahal sudah berusaha dekat tentu mencari bentuk-bentuk kebaikan yang realistis impactnya. Praktisnya, baik-baik kepada makhluq.

Baik-baik kepada makhluq bisa dalam bentuk mendakwahi, memfasilitasi ibadah, mentraktir makan, menyantuni yatim, menyokong faqir, menolong penderita sakit, membantu korban. Segala praktik baik kepada makhluq baru terhitung sebagai bukti kewarasan manakala berbasis iman. Perhatikan diksi Nabi, “Puncak akal setelah iman kepada Allah….” Aksi-aksi positif yang tidak berlandaskan iman hanyalah duniawi bukan Akhirat. Pikiran yang berada di puncak ialah pikiran yang membenarkan Allah. This is it, iman.

Kita mengambil benang merah. Hampir separuh dari seluruh Asmaul Husna merupakan sandaran berbaik-baik kepada manusia. Allah As-Salam, Al-Wahhab, Al-'Adl, Al-Lathif, Al-Barr, Al-'Afuww, dan lain-lain. Seberapapun kita berbaik-baik kepada Allah, Allah tetap mempersalahkan kita karena kita tidak berbaik-baik kepada makhluq-Nya. Problemnya, ketika porsi service excellent kita kepada makhluq sudah menguras tenaga, pikiran, biaya, pengabdian kita kepada Allah otomatis berkurang drastis. Sekalipun kita berinfaq kepada Allah pasti yang menerima bukan Allah tapi manusia. Namun, ritual personal tidak bisa dianaktirikan. Ketidakfokusan kita dalam beribadah mahdhah akan menyeret kita pada keringnya kekhusyu'an. 


Asmaul Husna Universe merupakan lembaga pusat pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengembangan (pusdiklatlitbang) Asmaul Husna. Asmaul Husna Universe berkantor di Jl. Hayam Wuruk no. 1, RT. 03 RW. 05, Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur, 62253. Untuk kerjasama bisa melalui 082140888638 atau asmaulhusnauniverse@gmail.com. Harga all varian buku saku lipat harmonika Asmaul Husna @Rp 3.000,- (disc. up to 50 %). Dukung pendirian Asmaul Husna World, sebuah permanent exhibition media pembelajaran dan artefak Asmaul Husna gratis.



Oleh Ustadz H. Brilly El-Rasheed, S.Pd., M.Pd., C.Ed. (Founder Asmaul Husna Universe)

082140888638 Asmaul Husna Brilly El-Rasheed Quantum Fiqih Manhaj Salaf Kajian Sunnah Thaifah Manshurah As-Sawad Al-A'zham Al-Ghuraba Al-Firqah An-Najiyyah

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.