Header Ads

Ternyata Kita Dituntunkan Ber-Asmaul Husna Setiap dalam Kesulitan | Brilly El-Rasheed | 082140888638

082140888638 Nahdlatul Ulama Muhammadiyah Habib Habaib Hubabah Syarifah Sayyid Nahdlatul Wathan Wahabi Hizbut Tahrir Ikhwanul Muslimin Jama’ah Tabligh DDII LDII Wahdah IKADI

Bersama kesulitan ada kemudahan. Adagium populer ini memberi spirit untuk terus berjuang. Kemudahan pasti ada setelah kesulitan. Rasulullah menganjurkan kita ber-Asmaul Husna pada saat mengalami kesulitan. Asmaul Husna yang perlu diucapkan tidak hanya sekali-dua kali. Kita bisa mengulang-ulang Asmaul Husna yang dituntunkan Rasulullah pada saat mengalami kesulitan, di samping untuk meningkatkan ketenangan, juga untuk mengundang pertolongan Allah.

Rasulullah pada saat kesulitan beliau berdoa,

لاَ Ø¥ِÙ„َÙ‡َ Ø¥ِلاَّ اللهُ الْعَظِيمُ الْØ­َÙ„ِيمُ، لاَ Ø¥ِÙ„َÙ‡َ Ø¥ِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْØ´ِ الْعَظِيمِ، لاَ Ø¥ِÙ„َÙ‡َ Ø¥ِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّÙ…َÙˆَاتِ Ùˆَرَبُّ الْØ£َرْضِ Ùˆَرَبُّ الْعَرْØ´ِ الْÙƒَرِيمِ

“Tiada Tuhan yang benar selain Allah Yang Maha Agung lagi Maha Santun, Tiada Tuhan yang benar selain Allah, Penguasa ‘Arsy yang Agung, Tiada Tuhan yang benar selain Allah, Penguasa Tujuh Langit, serta Penguasa Bumi, dan Penguasa ‘Arsy yang Mulia.” [Shahih Al-Bukhariyy no. 6346 dan Shahih Muslim no. 2730]

Lafazh doa ini berbeda dalam jalur transmisi berbeda, sebagai berikut,

لا إلَÙ‡َ إلَّا اللهُ العَليمُ الحَليمُ، لا إلَÙ‡َ إلَّا اللهُ رَبُّ العَرشِ العَظيمِ، لا إلَÙ‡َ إلَّا اللهُ رَبُّ السَّÙ…َواتِ ورَبُّ الأرضِ رَبُّ العَرشِ الكَريمِ.

[Shahih Al-Bukhariyy no. 7426]

Lafazh doa ini berbeda dalam jalur transmisi berbeda, sebagai berikut,

لا إلهَ إلا اللهُ الحليمُ الكريمُ لا إلهَ إلا اللهُ العليُّ العظيمُ، لا إلهَ إلا اللهُ ربُّ السمواتَ السبعِ، Ùˆ ربُّ العرشِ الكريمِ

[Al-Farj li Ibni Abi Ad-Dunya no. 44. Al-Jami’ Ash-Shaghir no. 6354]

Lafazh doa ini berbeda dalam jalur transmisi berbeda, sebagai berikut,

لا إلهَ إلا اللهُ الحليمُ الكريمُ ، سبحانه وتبارك اللهُ ربُّ العرشِ العظيمِ ، والحمدُ لله ربِّ العالمينَ

[Shahih Ibni Hibban no. 865; Musnad Ahmad no. 701; Sunan At-Tirmidziyy no. 3504] 

Keempat kombinasi Asmaul Husna yang diramu Nabi ini wajib untuk kita resapi maknanya secara logika bahasa demi membangkitkan kekhusyu’an. Tatkala kekhusyu’an sudah kita dapatkan, persoalan serumit apapun terasa ringan. Allah pun kemudian memberikan ma’unah/’inayah (bantuan). Keempat kombinasi Asmaul Husna ini mesti kita repetisi berkali-kali sesuai kebutuhan dan kelegaan. Rasulullah saja berdzikir setiap saat.

 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.