Header Ads

Kitab yang Disukai Ulama untuk Khusus Dikhatamkan Pada Ramadhan | UD. Elrasheed Publisher | 082140888638



Syaikh Prof. Dr. Ahmad Mamduh Sa’ad mempromosikan, “Para ulama selalu perhatian terhadap kitab ini baik dengan membaca dan membacakan baik dalam bentuk syarah maupun ta’liq. Mereka katakan kitab yang berkah dan mulia ini termasuk mujarrab untuk daf’ asy-syada`id (tangkal susah) dan raf’ al-baliyyat (tolak bala). Termasuk keistimewaan kitab ini adalah tidaklah ada di sebuah rumah lantas rumah itu bisa terbakar dan tidaklah ditaruh di sebuah kapal lantas kapal itu bisa tenggelam. Para ulama mendawami membaca kitab ini spesial pada bulan Ramadhan. Banyak juga ulama yang menamatkan kitab ini di samping kuburan Imam Asy-Syafi’iyy.” 

Menurut Syaikh Dr. Yahya Al-Ghautsaniyy, Guru Al-Qur`an Masjid Nabawiyy, Murid Syaikh Yasin Al-Fadaniyy, “Kitab Asy-Syifa biasa dicetak dengan harga mahal karena mahalnya isi kitab ini. Dulu biasa dibaca di dua Tanah Suci. Diajarkan lebih dari 80 ulama besar seperti Imam As-Sakhawiyy dan lainnya. Di Maroko rutin dibaca pada Rajab, Sya’ban, Ramadhan. Pemerintah Maroko memberikan gaji kepada siapa yang mau membaca rutin setiap hari di masjid-masjid.”

Menurut Syaikh Dr. ‘Abdul-Qadir Al-Housien bahwa Kitab Asy-Syifa ini sangat bermanfaat luas bagi umat, menunjukkan keikhlasan penulisnya, memadukan syamail dan sirah. Sampai-sampai ada ulama yang membaca kitab ini seperti membaca Al-Qur`an; yakni begitu khatam kembali mulai dari awal lagi, begitu seterusnya, tabarrukan.

Dikatakan oleh Syaikh Dr. Ahmad Nabawiyy Al-Azhariyy, “Tidak ada kitab yang ditulis menyamai Kitab Asy-Syifa, sebelum maupun sesudahnya. Ada pepatah, “Asy-Syifa milik ‘Iyadh untuk mereka yang menginginkan syifa (kesembuhan).” Banyak ulama yang menghafalnya seperti menghafal Al-Qur`an dan Shahih Al-Bukhariyy.” 

Dalam sesi khataman Kitab Asy-Syifa, K. H. Muhammad Najih Maimoen Zubair sembari menangis menyebut, “Bakal jadi wali kalau menghafal kitab ini… Kitab ini sebagai jimat, bukan untuk cari dunia tapi untuk dekat Allah.” 

Syaikh Dr. Saif bin ‘Aliyy Al-’Ashriyy menyebutkan, “Kitab ini sangat agung. Pecinta Nabi tidak pernah merasa cukup hanya membacanya sekali. Para ulama biasa mengulang-ulang membaca Kitab Asy-Syifa setiap tahun. Sebagian mereka ada yang membacanya pada bulan Rabi’ Al-Awwal, dari awal sampai khatam. Sebagian mereka membacanya di tempat yang mulia, misalnya mereka membawa Kitab Asy-Syifa ke Raudhah (di Masjid Nabawiyy) dan membacanya. Mereka membacanya demi menghidupkan kenangan tentang Nabi dalam jiwa generasi-generasi.”






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.