Header Ads

Telah Terbit Buku Ta'liq Syaikh Prof. Dr. Ahmad Mamduh Sa'ad Atas Kitab 'Umdah Al-Ahkam | UD. Elrasheed Publisher | 082140888638


Hadits adalah sumber primer hukum Islam. Tidak bisa kita berislam tanpa berlandaskan hadits. Hadits tidak bisa dipahami sekadar melalui terjemahannya saja. Kita mesti mempelajari bagaimana hadits dipahami dan diamalkan secara turun-temurun. Belajar hadits tidak hanya kepada ahli hadits tapi juga kepada ahli fiqih, ahli tafsir, ahli tarikh, ahli lughah, ahli akhlaq dan lainnya.

Kitab 'Umdah Al-Ahkam (selanjutnya 'Umdatul-Ahkam) merupakan salah satu turats dalam bidang hadits yang masih lestari. Meski kitab ini dilahirkan oleh ulama bermadzhab Hanbaliyy tapi muslim madzhab manapun tetap relevan untuk berpatokan dengan kitab ini. Kitab ini sama pentingnya dengan Al-Arba'in An-Nawawiyyah, Riyadh Ash-Shalihin, Bulugh Al-Maram, At-Targhib wa At-Tarhib dan lainnya. Dengan penuh syukur, saya mengaji kitab ini kepada Syaikh Prof. Dr. Ahmad Mamduh Sa'ad dalam momen kunjungan ilmiah beliau di Universitas KH. Abdul Chalim (UAC). Bahasa pengantar beliau adalah Bahasa Arab Fush-hah. Namun didampingi mutarjim (penerjemah). Saya mentranskrip paparan beliau namun langsung ke dalam bahasa Indonesia. Jemari saya belum mampu mengetik cepat teks 'Arab. Sayangnya, karena kondisi di rumah tidak memungkinan, saya hanya menghadiri 4 majelis Syaikh Mamduh di UAC, sehingga saya hanya mentranskrip ta'liq hadits nomor 65 sampai 137, padahal Syaikh mulai dari hadits pertama. Semoga suatu saat bisa mentranskrip yang terlewat. Saya mentranskrip sedetail dan seakurat mungkin tanpa artikulasi dan modifikasi. Kadang kala saya mendapatkan faidah dari mutarjim. Kadang kala mutarjim salah menerjemah bahkan salah paham serta hilang konsentrasi sehingga penerjemahannya kurang. Ala kulli hal, saling melengkapi. Di pamflet UAC tertulis Ahmad Mamduh menyesuaikan akun facebook resmi beliau. Namun transliterasi baku adalah Ahmad Mamduh. Adapun Sa'ad, saya lebih marem kalau Sa'd, karena huruf 'ain berharakat sukun, namun transliterasinya lebih populer dengan Sa'ad.

Penulis ‘Umdah Al-Ahkam yakni Imam 'Abdul-Ghaniyy Al-Maqdisiyy adalah murid langsung Imam Ibnu Al-Jauziyy dan Imam Abu Thahir As-Silafiyy, pernah pula berguru kepada Imam ‘Abdul-Qadir Al-Jilaniyy. Kitab Umdatul-Ahkam menjadi rujukan bagi Ulama setelahnya sekalipun beda madzhab. Di antaranya, Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalaniyy yang bermadzhab Syafi’iyy (wafat tahun 852) di masa belajar menuntut ilmu, beliau menghafal matan Umdah Al-Ahkam. Kelak Al-Hafizh Ibnu Hajar melahirkan Bulugh Al-Maram. Kitab ‘Umdah Al-Ahkam juga sudah dihafal Syaikhul-Islam Zakariyya Al-Anshariyy sejak usia sangat belia. Fakta sejarah inilah yang memotivasi kami untuk menerjemahkan Umdah Al-Ahkam ke dalam bahasa Indonesia dan membubuhkan footnote (catatan kaki) sekadarnya.

Penulis buku ini adalah saya. Native speakernya Syaikh Prof. Dr. Ahmad Mamduh Sa'ad. Narasumbernya Al-Hafizh 'Abdul-Ghaniyy Al-Maqdisiyy. Tidak sopan kalau saya klaim buku ini karya Syaikh Mamduh sebab beliau belum mengoreksi apalagi menyetujui. Buku ini saya tulis bukan karena mata duitan. Semata-mata mengabadikan ilmu mahal dari beliau. Semula saya hanya menulis reportase atas kegiatan majelis dars beliau. Setelah terkumpul semua, entah 'angin' dari mana, saya terpikir untuk mengkodifikasi. Di samping itu, buku ini sebenarnya bukan profit-oriented. Hasil penjualan sepenuhnya untuk membiayai operasional Pesantren Mahasiswa Hybrid Dar Al-Madzahib Al-Islamiyyah dan Asmaul Husna Universe yang saya inisiasi dan telah menggelar ribuan kelas online untuk ribuan milenial hijrah dari berbagai provinsi sejak tahun 2019 hingga 2026 sekarang ini. Saya berterima kasih banyak kepada panitia Majelis Dars yang telah mempersilakan saya hadir dan mewartakan. Saya juga mendoakan kebaikan kepada Prof. Dr. K. H. Asep Saifuddin Chalim pendiri Pondok Pesantren Amanatul Ummah dan Agus H. Dr. Mauhibur Rokhman pendiri Bayt Muhammadi Indonesia yang telah istiqamah memfasilitasi kehadiran banyak ulama Al-Azhar Mesir untuk datang ke UAC, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur. Saya bukan siapa-siapa di UAC. Saya datang ke UAC sendirian demi ilmu dengan menempuh perjalanan hampir 90 Km dengan motor. Saya sadar kefaqiran saya terhadap ilmu. Saya melihat UAC adalah gudangnya ilmu dari para ulama Al-Azhar Mesir. Saya berharap bisa selalu hadir, menimba, mewartakan, dan menerbitkan ilmu-ilmu para ulama Al-Azhar Mesir di UAC. Mendapatkan ilmu di UAC saya rasakan betul seperti mendapatkan emas 1 Kg.


Dimensi: A5 (15x21cm)
Tebal: xiv + 88 halaman
Cover: Soft Cover Glossy
Kertas: HVS Putih
Tinta: Hitam
Pembelian Buku Cetak: 082140888638 atau www.shopee.co.id/brillyelrasheed
Ebook: Google Play Book dan www.myedisi.com/elrasheed  

 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.