Syaikh Prof. Dr. Fadi Fuad 'Alamuddin Jadi Keynote Speaker Multaqo Sanad Internasional RMI PCNU Kab. Mojokerto
Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Pimpinan Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Mojokerto menghelat Multaqo Sanad Internasional. Animo publik terhadap sanad sangat besar. Multaqo yang bertempat di Pondok Pesantren Roudlotun Nasyi'in ini diserbu lebih dari 250 peserta lintas provinsi. Para ulama dan gus-ning berebut mendaftar.
Sanad yang diberikan cukup banyak yakni kitab Ihya` 'Ulumiddin, Nashaihul-'Ibad, Jam'ul-Jawami', Tafsir Jalalain, Safinatun-Najah, Fathul-Qarib, Fathul-Mu'in, Minhajuth-Thalibin, 'Aqidatul-'Awamm, Kifayatul-'Awamm, Jurumiyyah, Alfiyah Ibnu Malik, Bulughul-Maram dan Riyadhush-Shalihin. Acara yang merupakan rangkaian Peringatan Harlah 1 Abad NU Versi Masehi ini mengambil mata rantai transmisi ilmu dari Ny. Hj. Thowilah, K. H. Chusaini Ilyas, K. H. Ali Mas'adi (murid Syaikh Yasin Al-Fadaniyy), K. H. A. Muslich Abbas dan Syaikh Prof. Dr. Fadi Fuad Alamuddin.
Syaikh Fadi dijadwalkan menyampaikan stadium generale dengan tema Urgensi Sanad dalam Menjaga Kemurnian Islam. Guru besar Global University of Lebanon ini sudah berbulan-bulan rihlah atau jaulah atau safari dakwah ke berbagai kota di Indonesia. Murid Syaikh 'Abdullah Al-Harariyy ini ma'ruf sebagai pakar 'aqidah Ahlus-Sunnah wal-Jama'ah (Aswaja) dan getol mengkanter ideologi sesat transnasional.
Sanad diburu para santri hingga ulama karena dipercaya ada keberkahan sekaligus validasi keilmuan di dalamnya. Person-person yang mendaku sebagai waratsatul-anbiya` tapi tidak punya sanad sampai Nabi acapkali merepotkan para akademisi dan sarjana Islam untuk 'menyucikan najis produk pemikiran sesat'. Diantara peserta tersebut ada H. Brilly El-Rasheed, S.Pd., M.Pd., C.Ed. (founder Asmaul Husna Universe).
Download kitab-kitab yang diijazahkan di sini.


Post a Comment